Kamis, 12 Juli 2012

8 Kebiasaan Yang Pantang Dilakukan Setelah Makan

Kebanyakan orang tidak akan memperdulikan hal-hal apa saja yang dilakukan setelah makan. Mereka beranggapan bahwa setelah makan, mereka dapat melakukan apa saja sesudahnya. Namun, tahukah Anda bahwa ada beberapa hal yang sebaiknya dihindari sesaat setelah makan karena dapat merugikan kesehatan. Berikut hal-hal yang dapat merugikan kesehatan akibat kebiasaan buruk yang dilakukan setelah makan:
1. Minum teh hangat
Dalam teh terdapat kandungan zat yang dapat menyerap sari-sari makanan. Kandungan tersebut berupa zat tannin, suatu senyawa dalam teh yang dapat mempengaruhi serapan protein dalam lambung. Minum teh setelah makan otomatis juga dapat menghambat serapan zat besi. Jika keadaan terus menerus demikian maka tubuh akan bereaksi menjadi kekurangan zat besi atau anemia.
2. Minum air dingin
Tidak ada ahli gizi yang menganjurkan untuk minum es setelah makan. Hal ini disebabkan oleh pengaruh makanan yang tidak dapat dicerna akibat bertemu dan menggumpalnya sari makanan dengan air es. Sebaiknya ganti kebiasaan minum es setelah makan dengan minum air hangat. Selain menyegarkan, minum air hangat dapat membantu penyerapan sari-sari makanan lebih baik.
3. Makan buah-buahan
Lambung membutuhkan waktu kurang lebih 1-2 jam untuk melakukan penyerapan sari-sari makanan. Jika lambung yang belum sempurna menyerap kembali terisi oleh buah-buahan, maka proses pennyerapan ini akan terganggu. Terganggunya proses penyerapan ini dikarenakan oleh udara yang ikut masuk dalam lambung. Jika berkelanjutan, maka akan menimbulkan gejala perut kembung dan diare.
4. Merokok
Pada dasarnya, merokok tidak baik bagi kesehatan. Namun, ternyata merokok setelah makan mempunyai bahaya sepuluh kali lipat lebih berbahaya dibandingkan sehari-harinya. Hal ini disebabkan oleh peredaran darah yang meningkat
5. Mandi
Suhu tubuh setelah makan mengalami penurunan. Namun, jika diteruskan dengan mandi sesaat setelah makan, maka kondisi suhu tubuh akan naik. Hal ini akan menyebabkan volume aliran darah pada saluran usus dan lambung akan berkurang yang berakibat membuat fungsi lambung akan melemah dan menyebabkan sistem pencernaan menjadai kacau.
6. Minum air putih sebelum makan
Kebiasaan minum air sebelum makan banyak disarankan bagi mereka yang ingin berdiet karena akan memberikan efek yang mengenyangkan. Tapi, tahukah Anda, ternyata kebiasaan tersebut tidak baik bagi kesehatan. Selain menunda masuknya nutrisi yang dibutuhkan tubuh juga menyebabkan proses penyerapan makanan oleh enzim menjadi lebih sulit. Hal ini disebabkan karena air mengalir dari lambung ke usus yang membutuhkan waktu sekitar 30 menit. Belum sempat air turun menuju usus sudah ditambah dengan makanan, sehingga proses penyerapan pun menjadi lebih sulit.
7. Tidur
Banyak orang mengaku bahwa setelah makan biasanya mengantuk. Namun, jangan ada baiknya Anda tidak menuruti rasa kantuk karena jika Anda menurutinya dan tertidur maka makanan yang baru saja masuk tidak dapat dicerna dengan baik. Sehingga mengakibatkan kembung dan terjadi peradangan.
8. Melonggarkan ikat pinggang
Meski seringkali kita merasa nyaman, namun melonggarkan ikat pinggang justru memperburuk keadaan lambung dan berakibat pada turunnya lambung akibat tekanan dalam perut yang diturunkan. Selain itu, melonggarkan ikat pinggang setelah makan juga dapat menyebabkan usus terbelit dan terblokir.
Jadi, sebaiknya hindari kebiasaan-kebiasaan tersebut ya, Ladies. Tubuh sehat, jiwa pun tenang.
Read more >>

Obat Alternatif Untuk Masuk Angin

Banyak hal yang menyebabkan masuk angin, salah satunya adalah karena perut kembung dan kecapekan. Namun, masuk angin tak melulu dapat hilang dengan menggunakan obat. Ada jenis bahan makanan alternatif yang dapat digunakan untuk menyembuhkan gejala masuk angin di antaranya adalah sebagai berikut:
1. Jahe hangat
Segelas jahe hangat mampu meredakan masuk angin. Hal ini dikarenakan efek farmakologis jahe banyak berfungsi bagi tubuh, seperti melancarkan peredaran darah, meningkatkan kekebalan, menghangatan badan, dan antiradang. Dengan efek farmokologis demikian, jahe dapat digunakan sebagai alternatif obat masuk angin.
2. Jeruk hangat
Disajikan dalam bentuk perasan atau jus hangat, jeruk kaya akan vitamin C yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh. Salah satu alternatif minuman yang tepat saat masuk angin.
3. Mint
Banyak manfaat yang didapat dari daun mint, selain sebagai pengusir bau mulut, daun mint yang ditambahkan pada teh hangat dapat mengusir masuk angin karena kandungan ekspektoran dan dekongestan yang melegakan di dalamnya.
4. Sup
Siapa sangka jika sup hangat juga memiliki kegunaan untuk mengusir masuk angin? Berdasarkan penelitian para peneliti asal Nebraska University, sup berguna untuk mengusir dan meredakan gejala masuk angin dalam tubuh.
Sebaiknya, saat masuk angin jangan melakukan kerokan. Selain dapat menyebabkan pembuluh darah pada punggung pecah, kerokan juga dapat menyebabkan kulit mengalami iritasi.
Read more >>
offsetWidth); }